Kamis, 10 November 2016

Tak mengapa

Diposting oleh Fadila Risa di 02.10 0 komentar Link ke posting ini
Tak apa..

Tak perlu menjadi api untuk padamkan api.

Meski harap pernah dibunuh tanpa perasaan.

Redamlah semua dalam relung luka paling hitam.

Sampai siap saling menetap, tanpa masa lalu Yang menyisakan trauma.

Berusahalah menenangkan walau sakit tertekan.

Tertawalah keras seperti tak ada air mata mengalir deras.


R i s a -


Senin, 12 September 2016

Sesisa Usia

Diposting oleh Fadila Risa di 20.09 0 komentar Link ke posting ini
Entahlah,
Rasanya tak ada lagi kepercayaan diri inti tentang cinta sejati.
Bahkan pernikahan bukanlah jembatan kebahagiaan hidup.
Banyak sekali kegagalan-kegagalan rumah tangga, begitu mudahnya ikatan dilepaskan.
Aku takut sekali.

Siapapun kamu masa depanku,
tetaplah disini,
meski banyak hal tidak kita sepakati.
Tak kan ada hubungan tanpa perdebatan ego.

Jangan menyerah dengan keadaan apapun.
Takkan pernah habis kesabaranku mengusap punggungmu yang linu.
Meredakan omelmu ini itu.
Semoga kita mampu saling meredam, saling melengkapi kelemahan.
Seumur hidup bukan lah waktu yang singkat dan otomatis membosankan.
Tapi janganlah saling pergi.
Sesisa usia.


Sept 13rd,
Risa-


Selasa, 09 Agustus 2016

Cintaku tak pernah tua

Diposting oleh Fadila Risa di 03.32 0 komentar Link ke posting ini
Tenanglah.
Untukmu cintaku tak pernah setengah-setengah.

Pada hari-hari kau merasa tak sanggup menjalani hari, peluklah aku sepenuh hati.
kusediakan bahu untuk menenangkan lelahmu.
bisikan padaku, agar kusediakan rentang peluk yang lebih lebar lagi, agar kulatih bahu untuk lebih tangguh lagi.
kusediakan mata untuk meyakinkanmu,
bahwa aku selalu menyediakan bagian-bagian penting hidupku untukmu.

Aku tak bisa memastikan semesta.

Bila suatu hati nanti aku jatuh, bersedialah menemaniku berdiri lagi.
Tak banyak memang yang bisa aku janjikan,
namun sekuat tenaga selalu akan kuusahakan ketenangan. Hal-hal baik untuk hidupmu.
Karna yang aku tau,
kau semesta untuk jiwaku yang kian renta.
Namun percayalah cintaku tak pernah tua.

9 Agustus 2016
Risa-




Senin, 09 November 2015

Jodoh Dunya Aghirat

Diposting oleh Fadila Risa di 19.08 0 komentar Link ke posting ini
Sempat berfikir, mereka yang jarak jauh sekalipun bisa bertahan.
Mereka yang menggunakan hijab syar'i pun diizinkan terjaga hubungannya.
Mereka yang putus nyambung berkali-kali tetap berakhir di pelaminan.
Bahkan sampai sekarangpun aku masih memimpikan cerita cinta yang indah seperti dongeng. 

Tapi yang pasti,
Jodoh bukanlah Qadha, tapi takdir yang bisa diikhtiarkan.

Mungkin aku bukanlah warna favorit seseorang dalam hidupnya.
tapi aku percaya suatu saat akan ada yang membutuhkan warnaku untuk melengkapi dunianya.
Mungkin aku bukanlah perempuan cantik yang kemana-mana selalu terlindungi,
tapi sampai sekarangpun aku terus berusaha memperbaiki diri dengan kerendahan hati.
Ketika badai menerpa, akulah tempat untuk berpulang.
Mungkin hanya sujudku yang panjang yang bisa selalu aku lakukan untuk menjaga keluargaku nanti.

Bukan lagi seseorang yang mengingatkan makan, mandi, dan sebagainya.
karena setiap yang dewasa sudah tau waktu akan hal itu.
Bukan lagi berjanji untuk tidak menyakiti, karena menghabiskan sisa hidup pasti pernah kecewa dan mengecewakan.
Sabarlah wahai hati,
seseorang pun pasti sedang menunggu,
yang terus berjuang dijalanNya,
untuk bertahan dalam situasi sulit, bahkan di titik nadi yang paling rendah.

 

Celoteh Risa Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez